Sejumlah perempuan Suriah yang keluarganya mengatakan mereka diculik oleh pasukan pemberontak tampil di televisi dan mengisahkan pengalaman sedih mereka.
"Ayah saya menyuruh saya mandi. Saat sedang mandi seorang pria lebih dari 50 tahun masuk ke kamar mandi. Dia hanya memakai celana dalam. Dia menjambak rambut saya dan menarik saya ke kamar. Saya berteriak dan ayah saya mendengar teriakan saya tapi dia tidak berbuat apa pun," kata Rawan Qadah, gadis di bawah 18 tahun, dalam siaran televisi itu, seperti dilansir staun televisi Al Arabiya, sabtu (28/9). Qadah mengatakan ayahnya telah menjual kehormatannya kepada para pemberontak.
Siaran stasiun televisi Suriah versi tanpa penyuntingan itu memperlihatkan para perempuan itu disuruh oleh sejumlah pria di belakang mereka untuk membaca pernyataan.





