Menyikapi agenda acara gerakan subuh berjamaah yang menghadirkan dai wahabi Ust. Syafiq Basalamah pada tanggal 12 Maret 2017 yang akan diadakan di Masjid Al-Firdaus Pepelegi Waru Sidoarjo.
Agar tidak terjadi gejolak yang tidak diinginkan di tengah masyarakat. Jajaran GP. Ansor Waru gerak cepat melakukan koordinasi dengan aparat dan instansi yang berwenang.
Pada tanggal 07 Maret 2017 GP. Ansor diundang pertemuan oleh Pemdes Pepelegi yang dihadiri oleh KUA, Polsek, Panitia dan Ta'mir Masjid Al Firdaus beserta Tokoh Masyarakat Pepelegi. Dalam pertemuan itu ditegaskan bahwa acara di Masjid Al Firdaus DITIADAKAN (DIBATALKAN) oleh pihak Tamir & Panitia, ujar M. Sukron Ali selaku Ketua Ancab Ansor Waru
Showing posts with label Khalid Basalamah. Show all posts
Showing posts with label Khalid Basalamah. Show all posts
Tuesday, March 07, 2017
Sunday, March 05, 2017
Sidoarjo Menolak Dai Wahabi Khalid Basalamah
Dilansir dari kantor berita NU Sidoarjo (nusidoarjo.org) bahwa Ansor Gedangan sebelumnya telah berunding di polsek Gedangan, Jumat 03 Maret 2017 dengan pihak keamanan dan Yayasan Masjid Salahuddin (YMS) selaku penyelenggara pengajian Ustadz Khalid Basalamah.
Perundingan tersebut meminta agar Khalid Basalamah tidak dihadirkan pada acara yang digelar YMS.
Ansor menolak kehadiran Khalid Basalamah dengan alasan isi ceramahnya bersifat provokatif mengancam keutuhan NKRI sebagaimana ceramah Basalamah sebelumnya di media sosial.
Hasil perundingan, pihak YMS akhirnya berjanji tidak akan mendatangkan Khalid Basalamah pada pengajian yang diselenggarakan Sabtu 04 Maret 2017. Namun YMS meminta pengajian tetap digelar dengan narasumber lainnya. Ansor dan keamanan pun menyepakatinya, kata Faiz Sabatha ketua PAC ansor Gerangan.
Label:
Banser,
Khalid Basalamah,
Sidoarjo,
Wahabi
Sunday, September 04, 2016
Aswaja Mojokerto Gagalkan Da'i Wahabi Khalid Basalamah
Al-Hamdulillaah, setelah dialog yang cukup panas dan alot, akhirnya Tabligh Akbar Wahhabi sore tadi di Sooko, Mojokerto bisa dihentikan paksa setelah acara berlangsung beberapa menit.
Semua yang terlibat dalam dialog; Kasat Intel Polres, Kapolsek Sooko,
panitia, ta'mir masjid, kepala desa dan beberapa warga Mojokerto,
termasuk saya, sepakat untuk tidak melanjutkan acara sampai selesai.
Tuesday, August 30, 2016
GP Ansor & Banser Gresik Tolak Da'i Pemecah Belah Umat
Penolakan Ustadz Wahabi DR. Khalid Basalamah di Gresik.
Hasil audiensi GP. Ansor dan Banser Gresik dengan Polres Gresik dan PT. Semen Gresik sebagai berikut:
Hasil audiensi GP. Ansor dan Banser Gresik dengan Polres Gresik dan PT. Semen Gresik sebagai berikut:
Polres merespon penolakan GP. Ansor dan Banser, apalagi kegiatan Kajian Akbar Khalid Basalamah tidak mengantongi izin. Namun tidak langsung membatalkan majelis. Langkah yang diambil adalah melakukan komunikasi ke pihak takmir masjid Darut Tauhid dan manajemen PT. Semen Gresik.
Label:
Banser,
GP. Ansor,
Gresik,
Khalid Basalamah,
Wahabi
Subscribe to:
Posts (Atom)








