Social Icons

youtube youtubefacebookgoogle plusDensus 99rss feedemail
Showing posts with label Turki. Show all posts
Showing posts with label Turki. Show all posts

Friday, August 26, 2016

Peta Konflik Suriah

Awalnya, Maret 2011, kelompok-kelompok “pro-demokrasi” yang maju, menjalankan skenario seperti Tunisia dan Mesir. Mereka berdemo, menuntut lengsernya Assad demi demokratisasi (karena Assad dan Partai Baath terlalu lama berkuasa). Meskipun aksi demo tidak tereskalasi (bahkan yang terjadi adalah demo tandingan dengan jumlah jauh lebih besar untuk mendukung Assad), pada awal 2012, dilakukan perubahan UUD (antara lain, masa jabatan presiden maksimal 2 periode dan presiden tidak harus dari Partai Baath) dan dicabutnya UU Darurat yang dianggap anti HAM.

Para pemimpin oposisi berbasis di Turki, membentuk Syrian National Council (SNC), lalu berubah jadi SNCORF, dengan didominasi kelompok Ikhwanul Muslimin (dapat dukungan dana dari AS, Inggris, Perancis, Qatar, Saudi, dll). Yang mereka inginkan tidak sebatas perubahan undang-undang, melainkan tergulingnya Assad. Masuklah skenario kedua: pemberontakan bersenjata. Beberapa tentara Suriah lari ke Turki, dan mendirikan Free Syrian Army (FSA). SNC berperan mencarikan dukungan dana untuk FSA. FSA sendiri terdiri dari banyak kelompok dan pasukan mereka kebanyakan orang-orang asing (non- Suriah).

Tuesday, November 19, 2013

Turki Dalam Ancaman Teroris Pan-Salafism (Al-Qaeda)


Sudah bukan rahasia bahwa perang Suriah berubah menjadi konflik sektarian yang menarik ekstrimis dari seluruh dunia, dan telah membuat wilayah perbatasan sebagai lahan subur bagi perkembangan ekstrimis dan militan, terutama cabang al-Qaeda.

Kebijakan luar negeri suatu negara dapat menjadi pedang bermata dua. Untuk Turki, kebijakan membuka wilayahnya sebagai zona transit untuk memasuki wilayah Suriah bagi militan menyebabkan hasil yang kontra-produktif, dan bertentangan dengan apa yang Erdogan harapkan.

Ankara menutup mata untuk lebih dari satu tahun pada masuknya ribuan milisi asing ke wilayahnya, yang melintasi negara itu dalam perjalanan mereka untuk bergabung dengan pemberontakan di Suriah, dengan keyakinan Turki bahwa semakin banyak militan yang datang membantu maka akan makin mempercepat jatuhnya Pemerintahan Suriah.